Tips Backpacker -an (Part I)

 kali ini aku mau sedikit share untuk (Transportasi penyebrangan pulau) nya dulu dengan cara aku yang yang lebih masuk kategori backpacker ketimbang traveller,  maksudnya backpackeran itu kita ngelakuin traveling dengan memperkirakan estimasi dana termurah, backpacker bukan berarti cuman sendiri tapi bareng temen - temen dan partner juga termasuk backpacker loh.  

Jadi gini banyak banget watsapp atau dm instagram dan beberapa temen nanya secara langsung, Kamu ni jalan terus !, kok bisa sih seberani itu?, gak mahal kah emang cukup uagnya kalau segini?  Serta pertanyaan lainnya yang menjurus ke araah yang sama, tapi kalau untuk urusan pertanyaan “kok bisa sih seberani itu?” aku jawabnya di artikel selanjutnya ya.

Jadi aku ini tipikal orang yang mungkin bagi sebagian orang ada yang bilang tiba masa tiba akal, kalau mau ngelakuin sesuatu pasti berasas spontanitas tanpa mikir panjang apapun resiko atau apalah apalahnya. Aku bisa disebut sedikit nekatan sih orangnya mau gak mau dalam hal ini musti berani “gambling” intinya berani dulu.

Nah kali ini aku mau nulis tips nya keluar kota  pulang pergi dan aku naik apa aja dan berapa .

  1. Pesawat

Aku termasuk tipe orang yang mau naik apa aja bebas yang penting bisa sampai ke tempat tujuan dengan selamat aku gak pernah mematok berapa hari aku harus sampai tempat tujuan karna memang pada dasarnya kalau aku jalan emang real aku pengennya nikmati perjalanan gak pernah ngebatasin liburanku sampai berapa lama disuatu daerah baru dan gak pernah matok harus kemana aja karna bagiku di setiap perjalanan pasti ada cerita barunya masing masing.  Selagi budget dikantong masih cukup buat keperluan hidup, bayar masuk sarana wisata, dan belanja barang barang etnic atau non etnic yang aku sukak aku bakalan tetap stay di kota baru itu sampai aku bosan.

Kita balik lagi ke pesawat nah kenapa pilihan aku yang pertama pesawat karena  tiket pesawat itu susah ditebak kadang turun kadang naik kaya harga sembako belum lagi kalau ada promo atau discount, intinya kalian musti rajin rajin buka aplikasi penjualan tiket pesawat bisa http://www.traveloka.com, http://www.traveloka.com , http://www.tiket.com , atau aplikasi lainnya. Tiket pesawat itu juga tiap jamnya bisa berubah kadang bisa dapet mahal kadang juga bisa dapet murah. Nah kalau kebetulan sewaktu mau pesan tiket tiap hari dan jam buka buka aplikasi pembelian tiket  mantengin terus pokoknya rajin rajin cek aja pasti ada aja kok kalau rezeki bisa dapet yang termurah.

Tapi tipsnya kalau tiket pesawatnya diatas Rp.1000.000 mungkin kamu mesti nyari alternatif lain kapal atau ferry misalnya karna untuk penurunan atau kenaikan harganya sangat jarang banget bahkan gak pernah udah harga pasti, aku saranin kalau mau cek terus nunggu tiket pesawatnya murah, sewaktu harga tiket pesawat dibawah Rp 1000.000, ini tips yang lumayan bikin kantong kalian mahasiswa kaya aku supaya gak jebol.

2. Kapal  penumpang

Untuk transportasi yang kedua  aku saranin naik kapal penumpang, karna berhubung aku orang balikpapan dan kuliahnya di kota samarinda jarak pelabuhan dari rumah gak terlalu jauh kalau dari kota samarinda kita masih harus naik mobil atau motor dulu sebelum sampai ke kota balikpapan  dengan menempuh waktu 3 sampai 4 jam. Kalau ingin naik bis antar kota dari samarinda untuk bis AC tarifnya Rp 35.000 dan non AC Rp 30.000 dari terminal sungai kunjang sampai ke terminal batu ampar, atau bisa naik di dekat tempat bis “ngetem” atau artinya menunggu penumpang di sekitar  kompi c awang long samarinda seberang.  Nah sebelumnya kalau kalian mau pesan tiket kapal kalian bisa pesan di aplikasi http://www.pelni.co.id setelah kalian booking kalian bisa bayar tiketnya di indomaret, alfamart, atau atm BRI  tetapi pada sistem ini biasanya dikenakan  biaya administrasi . ada yang perlu diingat untuk booking online di situs pelni kalian harus download aplikasinya terlebih dahulu bukan pada browser  telfon kalian karna pada browser hanya bisa melihat kode booking, jadwal kapal, dan apakah kapal sudah penuh atau belum.  Selain dapat booking di situs pelninya kalian juga bisa langsung datang ke pelabuhan untuk membeli tiket kapal nah keunggulan datang langsung ke pelabuhan untuk pembayarannya biaya yang harus kalian bayar sesuai dengan harga tiket kapal pada situs pelni tanpa biaya administrasi. Untuk yang selanjutnya kalian juga bisa membeli tiket kapal pada penjual tiket disekitaran pelabuhan  hanya saja biasanya harga pada tempat pembelian tiket ini bisa lebih mahal dari harga tiket sebenarnya.

3. Ferry

Ferry juga termasuk transportasi andalan aku  tiketnya bisa kalian pesan di aplikasi online manapun http://www.ferryindonesia.co.id . Ferry biasa dapat dimuat bukan hanya penumpang tetapi juga kendaraannya, tiket Ferry kalau menurutku kadang susah ditebak kadang murah terkadang juga mahal. Nah tujuannya untuk berpergian dengan kapal Ferry kalau ingin mendapat tiket yang harganya murah biasnya tujuannya ke pulau sulawesi, misalnya mamuju kalian bisa mendapatkan tiket kisaran harga Rp 130.000 sampai Rp 150.000 saja. Kalau untuk tujuan jawa dan bali tarif naik kapal Ferry sekitar Rp 500.000 sampai Rp 600.000 kalau untuk kepulai lain selain jawa bali dan sulawesi aku belum pernah naik Ferry.  Tapi ketimbang  2 transportasi utama diatas mungkin aku paling jarang menggunakan Ferry,  kadang kadang pun aku pakai untuk menyebrang pulau yang dekat saja contohnya bali ke lombok yang Ferry nya hanya ada hari selasa dan kamis saja.

4. Ngompreng “ numpang mobil”

Nah ini nih salah satu rahasia aku kalau udah kehabisan uang  atau lebih mau hemat lagi kalau mau pulang kekota asal namnya bervariasi kadang ngompreng, ada yang “ba,Do” macem – macem deh .

Aku sering sih ngompreng kalau untuk keliling keliling dan explore pulau, tapi kalau untuk menyebrang dari satu pulau ke pulau lain aku sangat jarang gunain.

Kalau untuk ngomprenga yang ini bukan berarti gak bayar ya tetap bayar hanya saja biayanya lebih murah dari ketiga transportasi penyebrangan pulau diatas.  Kalau mau ngompreng itu bukan ngompreng mobil biasa tapi kita harus datang dulu ke pelabuhan dan reservasi di tempat parkir truk truk besar pengangkut sayur dan bahan makana atau logistik apapun yang akan di retribusikan ke seluruh kota di indonesia, truk truk yang super besar lah pokoknya. Setelah kita reservasi dan negosiasi di pelabuhan biasnya satu truk itu hanya mau mengangkut satu penumpang karna biasanya satu truk dapat tiket 2 dan jatah makanan 2.  Tips nya gini kalau lagi nego dengan supir truknya pasti diawal sebelum ketemu supir realnya bakal banyak banget ketemu calo atau ojek ojek yang sukak ngerecokin, kalau memang kamu tahu alurnya usahakan datangi supir dan cari sendiri  tetapi jika kamu gak tau kemana harus mencari tempat pangkalan truk sebelum masuk lambung kapal kamu bisa percayakan pada satu orang saja calo atau tukang ojek  jangan berganti ganti.

Usahakan pada saat proses tawar menawar bisa kamu dapatkan setengah harga dari harga tiket pada situs resmi pemesanan tiket Ferry online. Nah jasa angkutan ini gak pernah aku pakai kalau pergi biasa aku pakai kalu pulang itu pun baru sekali seumur hidup, kemarin hampir 2 kali tetapi sewaktu nego harga yang di berikan supir terlalu mahal akhirnya aku memutuskan membeli tiket Ferry nya saja langsung. Dan jangan lupa berharti hati karna mungkin setiap harinya penjagaan lebih ketat, karna transportasi yang satu ini termasuk trasportasi ilegal sih, hehe.

mungkin itu aja beberapa  sarana transportasi yang gunain buat nyebrang pulau dengan harga yang murah.  Intinya niat dan mau usaha dulu karna sadar budgetnya belum banyak  jangan mau enaknya aja naik pesawat terus, kalau mau seneng kan pasti harus susah dulu.  

Advertisements